Takeda Raih Dua Penghargaan Silver di PR INDONESIA Awards 2026

  


Jakarta, 17 Maret 2026 – PT Takeda Innovative Medicines kembali meraih pengakuan dalam ajang PR INDONESIA Awards 2026 dengan memenangkan dua penghargaan Silver pada kategori “Public Affairs: Stakeholder Management” dan “Public Relations: Community-Based Development”. Pencapaian ini melanjutkan konsistensi Takeda yang telah meraih penghargaan pada ajang yang sama selama tiga tahun berturut-turut.


Sebelumnya, pada 2025 Takeda meraih penghargaan Gold kategori Digital PR melalui program “Kampanye Digital CegahDBD”, dan pada 2024 memperoleh Bronze kategori Program Corporate PR melalui “Kampanye Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)”.


PR INDONESIA Awards merupakan ajang kompetisi Public Relations (PR) prestisius yang diselenggarakan sejak 2016 untuk mengapresiasi kinerja komunikasi organisasi dan korporasi yang berdampak dan berkelanjutan.

Penghargaan kategori Public Affairs: Stakeholder Management diberikan atas upaya Takeda dalam membangun dan menjaga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi profesi, dan mitra strategis, guna mendukung prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia.


Sementara itu, penghargaan kategori Public Relations: Community-Based Development diberikan atas program Women at the Center (WAC) atau Perempuan Indonesia Hidup Tanpa Kekerasan (PIHAK), yang merupakan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) global Takeda. Program ini diimplementasikan di Indonesia bersama United Nations Population Fund dan bertujuan memperkuat akses layanan bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan melalui peningkatan kapasitas penyedia layanan serta kolaborasi lintas sektor.


Head of Public Affairs and Communications Takeda, Revi Renita, menyampaikan, “Kami bersyukur atas penghargaan yang kembali diberikan melalui PR INDONESIA Awards tahun ini. Bagi Takeda, penghargaan ini bukan semata apresiasi atas program komunikasi, tetapi juga pengakuan atas pentingnya membangun kemitraan yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung prioritas kesehatan di Indonesia. Bagi kami, pengakuan selama tiga tahun berturut-turut ini mencerminkan kerja tim yang solid serta kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah, organisasi profesi, dan mitra seperti UNFPA, dalam menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.”


CEO PR INDONESIA, Asmono Wikan, menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang ini terus meningkat setiap tahunnya. “Peningkatan jumlah partisipasi setiap tahun menunjukkan bahwa praktik komunikasi strategis di Indonesia terus berkembang. Penghargaan yang diterima Takeda tahun ini mencerminkan pendekatan komunikasi yang tidak hanya kuat secara strategi, tetapi juga mampu menunjukkan dampak nyata, baik dalam pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan maupun dalam inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui program CSR.”


Sebagai mitra pelaksanaan program CSR, Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami menyambut baik pengakuan ini sebagai refleksi dari pentingnya kolaborasi dalam perlindungan perempuan dan anak perempuan. Program PIHAK adalah bukti nyata komitmen bersama untuk memperkuat sistem perlindungan dan meningkatkan akses layanan bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Indonesia. Melalui kemitraan strategis ini, UNFPA bersama Takeda dan para pemangku kepentingan berupaya keras untuk memastikan bahwa setiap penyintas menerima dukungan yang aman, tepat, dan berkualitas.”


Program WAC/PIHAK merupakan bagian dari program CSR global Takeda yang berfokus pada penguatan sistem kesehatan. Di Indonesia, program ini telah berjalan sejak 2023 dengan durasi empat tahun, melibatkan berbagai kementerian, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas lokal di sejumlah wilayah intervensi.

LihatTutupKomentar