Hari Kedua CAT Psikologi Bintara Polri 2026, Polda Papua Tegaskan Seleksi Transparan dan Profesional
Jayapura – Polda Papua melalui panitia seleksi penerimaan anggota Polri kembali melaksanakan tahapan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi dalam rangka Seleksi Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 hari ke-2, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan ini berlangsung serentak di sejumlah lokasi di Kota Jayapura dan diikuti ratusan peserta dengan tertib dan penuh semangat.
Pelaksanaan CAT Psikologi digelar di berbagai titik, di antaranya SMP Negeri 6 Jayapura, SMK YPK Paulus, SMK Hikmah Yapis, SMK Pariwisata Jayapura, Universitas 10 November Jayapura, SMK Negeri 2 Jayapura, SMK YPK Diaspora Kotaraja, UNINGRAT, SMA Negeri 1 Jayapura, SMK Negeri 8 Jayapura, SMK Sains dan Sastra Papua, IAIN, serta IPDN.
Seluruh lokasi telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran proses seleksi berbasis teknologi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian ruangan ujian, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan ketat terhadap peserta oleh panitia sebelum memasuki ruangan guna mencegah potensi kecurangan.
Setelah itu, panitia membacakan tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta selama pelaksanaan ujian berlangsung. Para peserta kemudian melakukan login menggunakan username dan password masing-masing sebelum memulai ujian CAT Psikologi yang mencakup tes pass hand, kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja.
Sebanyak 772 peserta mengikuti CAT Psikologi pada hari kedua ini, yang terdiri dari 583 peserta pria dan 188 peserta wanita. Seluruh rangkaian ujian berlangsung hingga sore hari dengan pengawasan ketat dari panitia seleksi, serta berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Dalam kesempatan tersebut, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa pelaksanaan CAT Psikologi ini merupakan tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Bintara Polri yang mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan berbasis sistem CAT, sehingga hasil yang diperoleh murni dari kemampuan masing-masing peserta tanpa adanya intervensi pihak manapun,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui tes psikologi ini, panitia memastikan para calon anggota Polri tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kepribadian serta sikap kerja yang baik.
“Kami berharap para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan serius dan menjunjung tinggi kejujuran, karena Polri membutuhkan sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tambahnya.

