Terkini

recentposts

Aksi Damai Tuntut PT. Summarecon Buntut Penganiaya Jurnalis Warta Sidik di Cluster Maxxwell Sumarecon Tangerang



Tangerang- Buntut dari pengeroyokan oleh puluhan orang diduga suruhan PT. Summarecon semakin memanas. 

Berawal dari dilakukannya pengosongan rumah kediaman Agus Darma Wijaya (45) di Cluster Maxxwell Sumarrecon, Kabupaten Tangerang yang di lakukan oleh kurang lebih 30 orang yang mengaku dari Summarecon. pada Rabu 20 April 2022 yang dilakukan dengan cara premanisme dan illegal. 


Muhammad Ardiyansah (24) Wartawan Media Online dan Media Cetak Warta Sidik telah membuat Laporan Polisi Nomor : TBL/B/735/IV/2022/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA pada Rabu (20/4/2022) Sekitar pukul 20.45 Wib, terkait Penganiayaan yang dilakukan orang tak di kenal suruhan Summarecon. 


Berdasarkan Laporan tersebut Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan Quick Respon dan langsung menuju TKP dengan puluhan anggota dan telah meringkus 7 orang terduga pelaku pengeroyokan disaksikan puluhan wartawan dari lintas Media. 


"Peristiwa penganiayaan yang terjadi kemarin terhadap rekan Wartawan Kami Agus Darma Wijaya yang mendapatkan intimidasi dan kekerasan oleh orang - orang suruhan Sumareccon dengan cara premanisme kami sangat mengutuk keras!. " Kata Mustofa Hadi Karya Ketua Forum Wartawan Jakarta (FWJ) yang juga menjabat Eksekutif Majelis Pers pada awak Media Kamis, (21/4/2022). 


"Hari ini Kami akan mengadakan Aksi Damai Menuntut PT.Summarecon atas Kekerasan yang dialami Agus Darma Wijaya yang saat ini menderita retak 3 ruas tulang rusuk dan berada di ICU Rumah Sakit Medika BSD. " Jelas Opan panggilan Akrab Ketum FWJ. 


"Summarecon adalah perusahaan pengembang besar tetapi jadi sarang preman ini harus di berantas dan di tindak tegas oleh Polda Metro Jaya, supaya tak ada lagi Darma Darma berikutnya. " Tegas Opan. 


Opan mengatakan Kami berikan apresiasi atas kinerja Aparat Penegak Hukum Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan yang bergerak cepat dengan dasar laporan masyarakat dan meringkus 7 orang diduga pelaku orang-orang suruhan Summarecon dan sedang melakukan pemeriksaan dan pengembangan, serta kami menuntut dalang (* baca Boss Besar) dari Kejadian kemarin. 


" Pak Agus Darma Wijaya saat ini tengah di rawat insentif di RS Medika CBD dan menderita luka dalam serta 3 ruas tulang rusuk retak dan kemungkinan akan di operasi, Terima kasih atas semua pihak yang telah mensuport kami hingga sudah di ringkus 7 orang diduga pelaku pengeroyokan." Pungkas Muhammad Ardiyansah yang juga awak Media Warta Sidik yang ada di TKP. (Team/Red) 


Sumber : Lilik Adi Goenawan.S.Ag

Tidak ada komentar: